<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=336640328218264&amp;ev=PageView&amp;noscript=1">

Pendapat

5 MOMEN TERBAIK LIGA 1 2021/22

Bagikan

4 Mei 2022

4 Mei 2022

Gelaran Liga 1 2021/22 usai sudah. 753 gol tercipta dari 305 pertandingan. Sejarah kemudian mencatat Bali United keluar sebagai juara Liga 1 dengan back to back. Sebuah pencapaian luar biasa yang terakhir kali terjadi pada tahun 1994. Kala itu Persib Bandung sukses meraih gelar juara Perserikatan edisi termutakhir, dan memenangi Liga Indonesia edisi perdana.

Kompetisi berjalan dengan banyak penyesuaian. Terutama dengan adanya sistem bubble yang membuat seri pertandingan terus berpindah. Sepanjang musim ini ada banyak sekali kejadian hebat dan momen terbaik yang mengiringi. Berikut diantarnya:

Pembuktian Imran Nahumarury

PSIS Semarang seakan dibuat terkejut ketika Dragan Djukanovic memutuskan untuk mundur dari jabatannya jelang kompetisi dimulai. Tim Mahesa Jenar kemudian mesti bertanding dibawah asuhan Imran Nahumarury sebagai caretaker. Mantan pemain tim nasional Indonesia tersebut membuktikan diri dengan sukses membawa PSIS  tidak terkalahkan. Salah satu momen terbaik terjadi pada pekan pertandingan kedua melawan tim kuat Persija Jakarta. PSIS tertinggal terlebih dahulu, tetapi kemudian sukses menyamakan kedudukan di menit akhir.

 

Teja Paku Alam vs Adilson Maringa

Pekan pertandingan ke-30 Liga 1 mempertemukan dua tim raksasa dengan biru sebagai warna kebesaran. Arema FC berhadapan dengan Persib Bandung. Terjadi drama pada laga tersebut di mana Maung Bandung kemudian sukses membalikkan keadaan setelah tertinggal terlebih dahulu. Tetapi yang menarik adalah bagaimana laga tersebut menjadi panggung bagi dua kiper terbaik kompetisi Teja Paku Alam dan Adilson Maringa. Keduanya membuat serangkaian penyelamatan luar biasa yang membuat pertandingan menjadi semakin seru. Setelah laga usai, kedua pemain hebat ini kemudian saling bertukar kaus sebagai tanda respect.

 

Samsul Arif Show: Arema FC Unbeaten Run

Usia Samsul Arif memang sudah mendekati 40 tahun. Tetapi penyerang asal Jawa Timur ini tetap menunjukkan ketajamannya di usia senja. Ia merupakan penyerang asli Indonesia dengan raihan gol terbanyak yaitu 11 gol. Salah satu aksi terbaik ia tunjukkan pada laga melawan Arema FC. Sebuah gol berkelas melalui aksi individu yang brilian. Lebih luar biasanya lagi, gol tersebut kemudian menyudahi catatan Unbeaten Singo Edan yang sudah berjalan selama 23 pertandingan.

 

Title Race Till The End

Baik Bali United dan Persib pada awalnya tampak tidak terlalu meyakinkan untuk menjadi pesaing juara. Tetapi semua berubah sejak seri keempat. Kedua klub kemudian menjadi kuda pacu terdepan untuk meraih gelar juara Liga 1. Penentuan juara bahkan baru bisa dilakukan pada pekan ke-33, dengan kata lain, hanya menyisakan satu laga lagi. Hasil imbang yang diraih Persib di laga melawan Persik kemudian memuluskan langkah Bali United untuk bisa meraih gelar juara kedua mereka.

 

Barito Last Day Relegation Safe

Pada hari terakhir kompetisi, menyisakan Barito Putra dan Persipura yang akan berjuang untuk mengamankan tempat mereka di Liga 1. Situasi tampak tidak menguntungkan bagi Barito karena mereka tertinggal dari Persib Bandung. Sementara, Persipura justru tampil luar biasa melawan Persita, mereka menyerang sejak menit awal dan unggul di babak pertama.

Mutiara Hitam bahkan sukses menambah dua gol lagi di babak kedua. Mereka tampak berada dalam posisi aman. Sampai akhirnya Benny Oktovianto menyamakan kedudukan untuk tim Laskar Banua pada menit ke-84. Kemenangan 3-0 Persipura seakan menjadi sia-sia, dan mereka mesti turun ke Liga 2.

 

Bergabunglah bersama kami dalam menulis masa depan dari sepakbola

Latest articles

Tinggalkan Komentar

Pedoman Berkomentar

Mari berkomentar dengan sopan dan hindari penggunaan bahasa atau frasa yang dapat disalahartikan sebagai menyinggung. Dengan berkomentar, Anda setuju untuk mematuhi syarat penggunaan kami. Terima kasih!


Silakan masuk atau daftar untuk melihat dan menulis komentar.