<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=336640328218264&amp;ev=PageView&amp;noscript=1">

Pendapat

JUMLAH KASUS RABUN JAUH DI KALANGAN REMAJA MENINGKAT, TIONGKOK MENGAMBIL SIKAP

Bagikan

8 Februari 2022

8 Februari 2022

Pada tanggal 30 Agustus, media pemerintah Tiongkok melaporkan bahwa anak-anak hanya akan dibolehkan bermain permainan online selama tiga jam per minggu. Waktu tiga jam tersebut akan berlaku bagi anak-anak berusia di bawah 18 tahun dan dapat dilakukan pada pukul 8-9 malam setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu malam. “Di waktu lainnya, layanan game online bagi anak di bawah umur tidak diperbolehkan dalam bentuk apa pun,” otoritas menyatakan pada pengumuman tersebut.

Tanggung jawab untuk memastikan larangan ini akan berlaku sebagaimana mestinya akan tergantung pada para perusahaan video game. Para pemain muda harus mendaftarkan nama asli mereka dan mungkin pengenalan wajah akan diberlakukan lebih ketat dari pada yang sudah diberlakukan saat ini.

Berita ini menarik perhatian dan mengundang rasa ingin tahu dari seluruh belahan dunia. Para orang tua di seluruh dunia akan melihat untuk mengetahui apakah larangan tersebut bisa dilakukan dan seberapa efektif implementasi larangan tersebut. Keprihatinan mendalam atas hal ini tidak hanya terjadi di Tiongkok saja.

Laporan dari pemerintah Inggris pada bulan April lalu menyatakan bahwa waktu layar rata-rata bagi anak-anak berusia 5-16 tahun di negara tersebut adalah 6,3 jam per hari.

Penggunaan gawai di kalangan muda sudah berkembang luas, tetapi kemudian muncul virus corona. Pandemi global ini telah menyebabkan konsekuensi yang tidak terhitung pada kehidupan sehari-hari, yang beberapa di antaranya mungkin baru bisa diketahui dalam beberapa tahun mendatang. Salah satu konsekuensi yang jelas adalah meningkatnya isolasi sosial. Dengan ditutupnya sekolah oleh pemerintah, membolehkan pekerja untuk bekerja dari rumah dan menutup sementara restoran, bar, dan beberapa tempat lain terjadinya interaksi sosial, tidak heran bahwa dunia ini menjadi lebih introspektif.

Ini semakin mempercepat ketergantungan terhadap gawai seperti tablet, ponsel, dan laptop yang sudah cukup mewabah. Para siswa memerlukan gawai untuk belajar di rumah, para pekerja memerlukannya untuk bekerja dan jika Anda tidak bisa keluar rumah, mungkin tidak ada banyak hal lain yang bisa dilakukan.

Konsekuensi

Waktu layar meningkat secara signifikan, dan ada konsekuensi yang nyata. Kecanduan gawai secara global ini telah memengaruhi daya pandang anak-anak. Pada sebuah survei tahun 2018 terhadap satu juta anak sekolah berusia 12 hingga 14 tahun yang dilakukan oleh the Economist, 72% mengalami rabun jauh, meningkat dari 58% pada tahun 2010. Hal ini bahkan cukup serius di Tiongkok, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan pada tahun 2018 bahwa tingkat miopi (rabun jauh) di kalangan anak-anak di Tiongkok adalah yang tertinggi di dunia. Sebuah jajak pendapat yang diadakan setahun kemudian menyatakan bahwa 83 persen orang tua menganggap bahwa meningkatnya gawai elektronik adalah alasan mengapa daya pandang anak-anak saat ini sangat buruk.

zujuGP-video-games-article-image1 (1)

Namun, hal ini tidak hanya disebabkan oleh perangkat elektronik. Menurut para ahli, kurangnya paparan terhadap sinar matahari juga merupakan salah satu faktor. Jika anak-anak lebih banyak berada di rumah, bahkan tidak berada di luar pun dapat merusak daya pandang mereka. Selain itu, faktor gaya hidup yang lebih banyak duduk selama terus menerus dapat menyebabkan berbagai konsekuensi terhadap kesehatan. Dilaporkan juga bahwa orang-orang yang memiliki waktu layar lebih tinggi pada saat anak-anak di Inggris mempunyai kecenderungan yang lebih tinggi untuk mencoba narkoba, meminum minuman keras, dan/atau merokok pada saat dewasa.

Tanggapan Tiongkok

Pemerintah Tiongkok memang sudah khawatir akan lama waktu yang dihabiskan dengan gawai selama bertahun-tahun dan telah menerapkan peraturan yang cukup ketat untuk bermain video game. Pada tahun 2019, para pemain harus mendaftarkan diri dengan menggunakan nama dan nomor identitas asli mereka. Ada juga peraturan yang membatasi anak-anak untuk bermain selama 90 menit saja setiap hari, meski pembatasan ini dapat digandakan pada hari libur nasional. Ada juga batasan waktu yang membatasi anak di bawah umur untuk tidak bisa bermain antara pukul 10 malam hingga 8 pagi. Jumlah uang yang dapat dikeluarkan oleh pemain yang masih muda pada sebuah permainan juga dibatasi. Presiden Xi Jinping telah beberapa kali mengungkapkan kekhawatirannya atas banyaknya penggunaan perangkat elektronik di masa lalu, dan peraturan terbaru ini bukan merupakan sebuah kejutan besar.

Datanglah Sepak Bola

Selain peraturan, ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi waktu di layar, termasuk sepak bola sebagai olahraga.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok telah berusaha keras untuk meningkatkan level mereka di dunia sepak bola. Kebanyakan orang di seluruh belahan dunia memperhatikan bagaimana klub-klub Liga Super Tiongkok membeli para pemain dan pelatih terkenal, tetapi ada juga berita tentang peningkatan yang telah dilakukan terhadap pengembangan talenta muda. Tiongkok mungkin memiliki populasi yang masif, tetapi hanya jika anak-anak mulai bermain sepak bola secara teratur yang dapat membuat negara tersebut benar-benar menjadi raksasa sepak bola di dunia.

Menjadi salah satu tim terbaik di dunia di segmen olahraga yang paling populer di dunia adalah target yang tinggi, tetapi terlepas apakah Tiongkok dapat memenangkan Piala Dunia atau tidak, sepak bola sebagai olahraga dapat memberikan manfaat lain, dalam aspek sosial dan juga dalam aspek kesehatan masyarakat yang sesuai dengan kebijakan negara yang sudah ada.

Sebuah penelitian oleh organisasi kesehatan mental dan fisik di Inggris melaporkan bahwa lebih dari 9.000 orang dewasa dan anak-anak yang bermain sepak bola di level akar rumput menyatakan:

  • tingkat kebahagiaan, kesehatan secara umum, rasa percaya diri, dan kepercayaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang-orang yang tidak berolahraga sama sekali dan juga dibandingkan dengan orang-orang yang menekuni olahraga lainnya.
  • banyak yang percaya bahwa bermain sepak bola telah meningkatkan rasa percaya diri, konsentrasi, motivasi, berbaur secara sosial mereka, dibandingkan dengan olahraga individual dan olahraga tim lainnya. Hal ini cukup tinggi di kalangan para pesepak bola wanita.

 

Semakin banyak anak-anak yang bermain sepak bola sebagai aktivitas di saat senggang, akan semakin baik manfaatnya bagi negara tersebut. Sepak bola cukup mudah dimainkan, bahkan bagi mereka yang tidak terlalu berbakat, dan tidak butuh banyak perlengkapan untuk bermain sepak bola, meski tetap perlu ruang yang cukup. Sepak bola jelas merupakan jenis latihan fisik yang mempromosikan kesehatan fisik dan mental serta menjadikan populasi yang lebih sehat dan mengurangi kesibukan para tenaga kesehatan. Saat masyarakat lebih bugar, maka diet mereka pun akan semakin lebih sehat.

zujuGP-video-games-article-image2 (1)

Tidak hanya itu, bagi Tiongkok, negara yang terkenal dengan kebijakan ‘satu-anak’, bermain sepak bola memberikan pendidikan yang baik dengan cara yang berbeda – contohnya, kerja sama. Sepak bola mengajarkan arti dari kerja sama dan memberikan pengalaman dalam belajar menerima kekalahan serta belajar untuk memperoleh kemenangan. Semua akan dapat belajar bahwa sebuah tim memerlukan orang-orang dengan berbagai macam kemampuan dan keterampilan. Ada beberapa yang memang lincah secara alami dan ada beberapa yang memang berbakat, ada yang dapat membaca permainan dengan tangkas, ada yang lebih kuat dibandingkan dengan yang lain, dan ada juga yang dapat mengantisipasi di mana bola akan berada -- yang terpenting adalah mereka harus bekerja sama agar dapat merasakan kesuksesan.

Inspirasi

Peraturan yang membatasi waktu dengan layar dapat menawarkan dasar untuk hidup yang lebih aktif. Menawarkan anak-anak tempat untuk dapat bermain sepak bola dengan mudah dan nyaman adalah langkah yang penting, tetapi selalu perlu adanya inspirasi, terutama pada tahap awal.

Dengan berasumsi bahwa Tiongkok dapat meningkatkan level di dunia sepak bola dan mulai menjadi salah satu raksasa sepak bola Asia, dan kemudian kekuatan yang diakui di dunia sepak bola, maka sejarah dan legenda dapat tercipta pada pertandingan internasional yang epik -- mengalahkan Jepang di final Piala Asia, takluk dari Brasil di adu penalti pada perempat final Piala Dunia. Bayangan dan cerita-cerita semacam itu akan secara otomatis memberikan umpan balik bagi ratusan miliar anak-anak di seluruh penjuru negeri. Hal ini telah terjadi secara historis di Eropa dan Amerika Selatan, tentang para orang dewasa yang menghabiskan masa kecilnya menonton pertandingan yang luar biasa di televisi dan kemudian segera bermain sepak bola di luar dengan teman-temannya.

Suatu hari nanti, hal tersebut dapat terjadi di Tiongkok, tetapi sampai hari itu terwujud, dorongan dari luar juga dapat memberikan perbedaan. Jika para bintang sepak bola dunia seperti Cristiano Ronaldo, salah satu nama paling besar di dunia dengan ratusan miliar fans yang masih muda, dapat memberikan dorongan, maka hal tersebut dapat memberikan perbedaan. Salah satu pemain terbaik di sejarah sepak bola dapat mendorong anak-anak bahwa meski bermain sepak bola online dan pada konsol gim juga menyenangkan, itu tidak artinya dibandingkan dengan kegembiraan membawa bola di kaki dan bermain dengan teman-teman -- tidak hanya bermain FIFA di konsol gim, tetapi benar-benar bermain di lapangan.

Bergabunglah bersama kami dalam menulis masa depan dari sepakbola

Latest articles

Tinggalkan Komentar

Pedoman Berkomentar

Mari berkomentar dengan sopan dan hindari penggunaan bahasa atau frasa yang dapat disalahartikan sebagai menyinggung. Dengan berkomentar, Anda setuju untuk mematuhi syarat penggunaan kami. Terima kasih!


Silakan masuk atau daftar untuk melihat dan menulis komentar.